Harganya Berbeda, Pilih Lantai Kayu Solid Atau Laminasi

Updated on July 19, 2019 in Interior
0 on January 11, 2019

Menentukan pilihan berdasarkan harga lantai kayu sangat menarik untuk kita bahas kali ini. Pasalnya hal ini tergolong relatif. Artinya setiap orang punya pilihan masing – masing. Memang cara termudah adalah cukup menyesukainya saja dengan budget yang miliki. Jadi kalau punya cukup uang ya beli yang mahal sekalian. Kalau tidak punya uang ya tau diri.

Harganya Berbeda, Pilih Lantai Kayu Solid Atau Laminasi

Tapi meski pun kita punya uang yang berlimpah apakah prinsip “harga bawa rupa” alias barang mahal pasti bagus bisa dikatakan sebagai pertimbangan yang bijak?

Karena pertanyaan itu soal kebijaksanaan maka jujur saya menjawab, “tidak”. Bagaimana pun segala yang ingin kita beli perhitungannya tidak cukup hanya dengan melihat daya beli kita.

Nah, untuk urusan memilih lantai kayu, pilih jenis solid atau laminasi kita harus mempertimbangkan beberapa hal penting lainnya selain kondisi keuangan. Hal penting lainnya ini berkaitan dengan kebutuhan akan produk dengan kekuatan dan daya tahan yang tepat. Sekedar informasi lantai kayu solid dalam hal ini memang lebih unggul. Tapi bukan berarti kamu hanya dianjurkan membeli jenis tersebut.

Baiklah, berikut ini adalah beberapa hal penting yang dimaksud.

  1. Aktivitas Penghuni Rumah

Aktivitas penghuni rumah menentukan jenis parket mana yang layak kamu beli. Alasannya karena beda produk beda juga kenyamanan yang diberikan.

Jenis kayu solid umumnya menawarkan finishing yang luar bisa rapi. Pada bagian permukaan maupun tepinya bila diraba kita akan merasakan tektur yang halus dan aman untuk kulit.

Tidak ada sekecil pun serat kayu yang mencuat. Jadi penghuni rumah bisa bebas beraktivitas dengan gerakan – gerakan cepat tanpa khawatir terluka karena terkena serpihan kayu dari lantai.

Jika kamu punya anak – anak di dalam rumah dan ingin menjamin keamanan pada sektor lantai sebaiknya pilih saja parket solid.

Aktivitas Penghuni Rumah

Di sisi lain  jenis laminasi sebenarnya tidak terlalu buruk. Hanya saja karena jenis ini terbuat dari dua lapis kayu kekuatan profil di tepi yang berguna untuk sambungan berasal dari daya rekat zat yang menyatukan lapisan – lapisan tersebut.

Terkadang ditemui pada bagian sambungan ada tepi yang menonjol ke permukaan. Namun tidak cukup tinggi, jadi tidak akan membuat orang yang berjalan di atasnya jatuh tersandung. Terlepas dari itu finishing jenis ini juga tergolong bagus karena pada produk flooring memang ada standarisasi. Hanya produk yang aman digunakan sajalah yang bisa lolos hingga ke konsumen.

Dengan demikian kamu serta segenap keluarga pun akan tetap nyaman beraktivitas di atasnya. Kamu bisa memilih parket laminasi jika kamu ingin menikmati lantai kayu khusus di dalam kamarmu sendiri. Untuk keseluruhan rumah jenis ini juga tetap baik untuk diterapkan tapi sebaiknya perhatikan keberadaan anak – anak. Ketika kamu menggunakannya jangan lupa juga untuk rutin mengecek kondisi lantai.

  1. Akumulasi Beban di Atas Lantai

Poin kedua yang patut kamu pertimbangkan adalah seberapa besar beban dari segala hal yang menekan permukaan lantai. Menurut saya ini tidak boleh kamu lewatkan sebab sangat menentukan berapa lama jenis parket pilihan mu dapat bertahan.

Adapun beban itu bisa berasal dari furnitur, kendaraan yang mungkin diparkir, dan tentunya manusia.

Akumulasi Beban di Atas Lantai

Pada sebuah rumah sudah barang pasti terdapat aneka perabot rumah tangga seperti sofa, meja, lemari, rak, ranjang, dan sebagainya.  Semakin banyak furnitur yang mengisi rumahmu maka semakin besar pula beban yang harus ditanggung lantai. Belum lagi jika kamu juga menyimpan kendaran, misalnya sepeda motor.

Penting bagi kamu mempertimbangkan hal ini karena antar jenis solid dan laminisa punya kemampuan menahan beban yang berbeda khususnya pada bagian sambungan. Minta bantuan bagian konsultasi dari toko flooring yang kamu kunjungi untuk memutuskannya.

  1. Keberadaan Rayap

Sebagai musuh bebuyutan material kayu keberadaan rayap di rumah perlu kamu perhatikan saat akan memasang lantai berbahan kayu.

Tapi sebelum itu tahukah kamu kalau ada jenis kayu berkualitas yang anti terhadap serangan rayap, yakni Kayu Jati, Kayu Ulin, dan Kayu Merbau. Ketiga jenis kayu ini umumnya sangat tahan rayap. Mungkin karena sangat kuat dan keras sehingga rayap pun menyerah.

Akumulasi Beban di Atas Lantai

Nah, disini jika kamu mengetahui area rumahmu rawan rayap, tapi kamu tetap kekeh ingin mengaplikasikan pelapis lantai berbahan kayu maka pilihan terbaik jatuh pada tipe solid.

Tapi pastikan bahwa produk flooring yang kamu dapatkan tersebut berasal dari salah satu jenis kayu yang kebal rayap.

Di pasaran kamu akan menemukan lantai laminasi dengan bahan kayu – kayu tersebut, disini harus kamu ketahui bahwa nyatanya jenis ini pada dasarnya hanya memanfaatkan kayu unggulan di lapisan atas sedangkan lapisan bawahnya terbuat dari kayu dengan kualitas di bawahnya.

  • Liked by
Reply