Penasaran Bagaimana Cara Injeksi Beton? Temukan Jawabannya Disini

Updated on April 21, 2019 in Teknik
0 on January 30, 2019

Menyuntikan adukan beton segar ke dalam struktur beton yang mengalami masalah keretakan adalah cara terbaik untuk mencegah kerusakan merambah ke seluruh bagian bangunan. Metode perbaikan bernama injeksi beton ini sekaligus bisa menjadi upaya penanggulangan kebocoran.

Pasalnya keretakan permukaan beton memungkinkan air untuk merembes hingga tembus melaui celah – celah yang ada. Dengan menutup kembali jalur tersebut maka tidak mungkin kebocoran terjadi lagi. Ditambah ada bahan campuran beton khusus bersifat kedap air.

Dalam proses pengerjaannya tidak terlalu merepotkan bila dibandikan harus membangun ulang konstruksi beton. Tentunya ada alat injeksi murah yang secara khusus dirancang untuk membantu pekerjaan ini.

Jika kamu sudah pernah memperhatikan pekerjaan tersebut baik secara langsung maupun di video – video Youtube, saya rasa kamu tahu bahwa perlengkapan suntik beton cukup sederhana. Hanya dibutuhkan mesin kompresor, tabung injeksi, selang, dan sejumlah nepel. Tak ketinggalan juga bahan adukan beton segar.

Dari beberapa komponen yang tadi saya sebutkan, agaknya nepel menjadi sesuatu yang asing. Sebetulnya komponen tersebut adalah sebuah item yang berguna sebagai jalur masuk beton segar ke dalam celah jalur retakan. Penampakannya seperti foto berikut:

alat injeksi

Selain nepel berbentuk cabang seperti itu ada juga yang wujudnya satu lubang lurus alias tidak bercabang. Namun untuk model satu lubang biasanya dalam proses injeksi akan langsung terhubung ke mulut tabung injektor menggunakan satu selang utama. Operator akan melakukan penyuntikan dengan berpindah dari satu titik ke titik lainnya.

Jadi jika berbicara soal cara injeksi beton maka setidaknya terdapat dua cara yakni dengan melalui rangkaian selang dan dengan cara yang saya paparkan pada paragraf sebelumnya.

 

Langkah – Langkah Melakukan Injeksi Beton

Untuk lebih dalam memahami bagaimana cara melakukan pekerjaan tersebut saya akan coba menjelaskannya disini.

Langkah pertama jalur retakan pada beton akan mendapat tindakan khusus berupa pembersihan hingga pembobokan. Tujuannya adalah agar mudah dalam pemasangan nepel serta menjadikan beton tambahan bisa menyatu secara sempurna.

Tentu anda sudah ada gambaran untuk tahap selanjutnya kan? Ya, setelah langkah pertama itu selesai berikutnya adalah memasang nepel. Sebelum itu lakukan marking per titik dengan jarak masing – masing maksimal 20 cm.

Kemudian tempatkan satu nepel di satu titik. Untuk merekatkannya digunakan bahan epoxy adhesive. Ketika semua nepel sudah ditempel penutupan jalur retakan pun dilakukan menggunakan bahan yang sama dengan perekat tadi.

cara injeksi beton

Nah, berikutnya jika jenis nepelnya bercabang maka instalasi selang perlu dilakukan. Pastikan diameter selang yang dipilih bisa terhubung dengan rapat pada bagian cabang nepel. Kalau perlu kencangkan sambungan tersebut menggunakan pengikat seperti cable ties. Langkah ini tentu tidak diperlukan bila yang digunakan adalah nepel berlubang tunggal.

beton segar

Saat semuanya siap mulailah membuat beton segar. Saya sarankan beri bahan tambahan bersifat waterproof sehingga beton tidak mudah mengalami penetrasi air. Beton segar tersebut kemudian langsung dimasukan ke dalam tabung injektor.

Lanjutkan dengan menghubungkan tabung ke selang nepel maka kemudian kompresor pun dapat dioperasikan. Sebagai mesin yang menekan beton segar ke dalam retakan jangan setting tekanannya terlalu tinggi.

Dalam pekerjaan injeksi beton hanya membutuhkan tekanan ringan. Dengan cara ini beton segar akan lebih merata. Dalam artian setiap nepel kurang – lebih akan mendapat debit yang sama besar. Jika semua celah telah terisi penuh proses penyuntikan pun dihentikan.

Selang yang terpasang pada nepel lalu dilepaskan untuk kemudian setiap lubang ditutup.  Jadi nepel belum bisa langsung dicabut. Harus menunggu beton benar – benar keras lebih dulu.

  • Liked by
Reply