Prinsip Mengolah Warna Untuk Hasilkan Logo Perusahaan Profesional

Updated on May 25, 2019 in General
0 on May 14, 2019

Prinsip Mengolah Warna Untuk Hasilkan Logo Perusahaan Profesional

Ada banyak aspek yang dapat menentukan kualitas dan keindahan sebuah desain. Bukan hanya kreativitas membuat gambar, mengolah bentuk atau pemilihan diksi dan kalimat saja. Salah satu unsur paling penting dalam desain adalah pemilihan warna.

Warna bisa menjadi sebuah tema utama yang paling menentukan kesan yang didapat dari keseluruhan desain. Hal ini tidak terlepas dari melekatnya makna-makna tertentu dalam sebuah warna. Oleh karena itu, saat hendak membuat desain, misalnya untuk logo perusahaan warna utama merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan. Bukan hanya desain pada logo perusahaan, desain pada alat dan media promosi seperti kaos, brosur, papan reklame dan gelang wristband juga harus diperhatikan.

Oleh karena itu, seorang desainer grafis harus paham dengan prinsip-prisip penggunaan warna. Dalam membuat sebuah desain, terlebih dahulu haruslah mengetahui prinsip, filosofi serta budaya perusahaan klien. Jangan sampai pemilihan warna yang salah, membuat desain menjadi tidak sesuai dengan maksud dan tujuan.

Pembagian Warna

Warna dibagi menjadi tiga unsur warna. Yakni Warna Primer, Warna Sekunder dan Warna Tersier.

Warna Primer adalah warna dasar yang akan menghasilkan warna-warna turunan lainnya saat dikombinasikan. Ada tiga warna primer yakni merah, kuning dan biru.

Warna Sekunder adalah warna yang dihasilkan dari percampuran dua warna primer. Contohnya percampuran warna merah dan kuning menghasilkan warna orange. Warna merah dan biru menjadi ungu. Sementara warna Biru dan kuning menghasilkan warna hijau.

Warna komplementer adalah campuran dua warna yang saat dikombinasikan akan menghasilkan warna-warna pada skala abu-abu, seperti hitam atau putih.

Makna Warna Primer

Setiap warna memiliki makna masing-masing. Beberapa contoh arti dari penggunaan warna adalah sebagai berikut:

1. Warna Merah. Warna merah identik dengan berani, kuat, bergairah juga kegembiraan.

2. Warna Kuning. Diartikan sebagai semangat, harapan, kreatif dan cerdas. Namun, di Indonesia ada juga yang mengidentikkan warna kuning dengan duka. Karena itu, harus konsultasikan juga pemilihan warna tersebut dengan klien saat akan digunakan dalam logo atau desain, misalnya pada desain merchandise tiket gelang wristband.

3. Warna biru. Warna biru identik dengan keluasan, ketenangan dan profesionalisme. Warna biru termasuk warna yang paling sering digunakan dalam logo perusahaan.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat sebuah desain. Termasuk dalam membuat merchandise dalam event perusahaan, seperti misalnya desain warna untuk syal, mug atau gelang tiket wristband yang diberikan pada peserta.

  • Liked by
Reply